Saya beruntung mendapatkan
kesempatan bertemu dengan warga Brebah Sleman, DIY, pada hari minggu yang lalu
( 24/11). Ibu-ibu mendominasi acara tersebut, dan terlihat menunggu dengan
ceria. Demikian juga dengan para Bapak-Bapaknya.
Pada hari itu saya bersama
Bapak Heri, Caleg Dapil 4 Sleman, akan mengadakan bakti sosial. Kami
membagi-bagikan mie intant dan kartu asuransi Hanura kepada warga yang hadir. Seorang
Ibu begitu bersemangat menerima bingkisan dari kami. “Semoga sukses ya pak”,
kata seorang Ibu tulus.
“Mohon doanya, ya bu”, jawab
saya.
Namun saya tegaskan kepada para
warga bahwa kami tidak ingin dipilih karena bantuan ini. Tapi pahami benar
visi-visi dari para caleg, pahami, lalu pilih yang berani melakukan kontrak
politik dan janji yang konkrit. “jadi Bapak dan Ibu jangan pilih saya karena
saya memberikan bingkisan lalu berharap untuk mendukung, karena jika Bapak
salah pilih yang rugi Bapak dan Ibu juga. Tapi pilihlah saya jika Bapak dan Ibu
yakin dengan kejujuran dan niatan saya yang baik”, jelas saya.
Gambar. Bapak Heri, Caleg DPRD Dapil 4 DIY
Sayapun menyampaikan visi dan
misi saya pada acara tersebut. Warga ada yang menyeletuk dengan setengah
bercanda. Saya tertawa, demikian juga mereka. Inilah suasana Yogyakarta yang
penuh kekeluargaan.
Lalu pada akhir pertemuan saya
tidak melepaskan kesempatan untuk berfoto-foto dengan warga. Kami saling
menarik lengan untuk memastikan posisi kami pas. Perlu beberapa menit mengatur.
Lalu, bliz. Semua menampakkan gigi. Ini adalah gaya terbaik kombinasi antara
caleg dan warga yang penuh kehangatan.
Gambar. Berfoto bersama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar